SUMBAR | Keselamatan berlalu lintas kembali menjadi perhatian serius Dirlantas Polda Sumatera Barat Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H. Melalui kampanye visual dan pesan edukatif yang menyentuh, ia mengajak seluruh masyarakat untuk menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama saat berada di jalan raya.
Dalam pesan yang diangkat Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol. Reza Chairul Akbar menegaskan bahwa tidak semua lampu hijau harus dikejar. Menurutnya, kondisi jalan, situasi lalu lintas, serta keselamatan pengguna jalan lain jauh lebih penting dibanding sekadar mengejar kecepatan.
Dirlantas Polda Sumbar menilai masih banyak pengendara yang salah kaprah memaknai lampu hijau sebagai alasan untuk memacu kendaraan tanpa memperhatikan kondisi sekitar. Kombes Pol. Reza Chairul Akbar mengingatkan bahwa satu keputusan tergesa di jalan raya bisa berujung pada penyesalan panjang.
Melalui pendekatan humanis, Kombes Pol. Reza Chairul Akbar menyampaikan bahwa pelanggaran lalu lintas sering berawal dari sikap abai terhadap rambu. Padahal rambu diciptakan bukan untuk membatasi, melainkan melindungi keselamatan semua pihak.
Dirlantas Polda Sumbar juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan dasar berlalu lintas, mulai dari mematuhi rambu, marka jalan, hingga memastikan kelengkapan surat-surat kendaraan sebelum berkendara. Semua itu, kata Kombes Pol. Reza Chairul Akbar, adalah bentuk tanggung jawab terhadap diri sendiri dan orang lain.
Kombes Pol. Reza Chairul Akbar melihat kampanye keselamatan tidak cukup hanya dengan penindakan. Edukasi yang berkelanjutan, kreatif, dan mudah dipahami masyarakat menjadi kunci untuk menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas di Sumatera Barat.
Dirlantas Polda Sumbar juga mengajak generasi muda untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Menurut Kombes Pol. Reza Chairul Akbar, perubahan perilaku di jalan raya harus dimulai dari kesadaran individu, bukan karena takut sanksi semata.
Dalam setiap kesempatan, Kombes Pol. Reza Chairul Akbar selalu menegaskan bahwa tugas kepolisian lalu lintas bukan hanya mengatur kendaraan, tetapi menjaga nyawa. Jalan raya, katanya, adalah ruang bersama yang harus dihormati oleh semua penggunanya.
Pesan “ingat sanak” yang diangkat Dirlantas Polda Sumbar menjadi simbol pendekatan kultural yang kuat. Kombes Pol. Reza Chairul Akbar memanfaatkan nilai kekeluargaan khas Minangkabau untuk mengingatkan bahwa setiap pengendara memiliki keluarga yang menanti di rumah.
Melalui kampanye ini, Dirlantas Polda Sumbar berharap masyarakat semakin sadar bahwa keselamatan bukan tentang siapa yang paling cepat sampai, melainkan siapa yang bisa sampai dengan selamat.
Komitmen Kombes Pol. Reza Chairul Akbar dalam membangun budaya tertib lalu lintas terus digelorakan sebagai bagian dari upaya mewujudkan lalu lintas Sumatera Barat yang aman, tertib, dan berkeselamatan.
CATATAN REDAKSI
Kampanye keselamatan lalu lintas membutuhkan dukungan semua pihak. Edukasi yang konsisten dan kesadaran kolektif menjadi kunci menekan angka kecelakaan di jalan raya.
TIM RMO

0 Komentar